Hallo 6 november 2016
Tepatnya W-22 atau 22 Minggu sebelum (lagi) perjuangan itu dimulai.
Yang ku ingat, tahun lalu aku belum bisa memberikan yang terbaik bagi keluargaku.
Kandas sih.. Kebanyakan bercabang pikiranku.
Nah sekarang malah makin bercabang.
I believe i can because i have a very strong team.
My team is : Oka, Febi, Sabek
Tapi terkadang adakalanya aku merasa terjatuh sejatuh-jatuhnya kedalam penyesalan masa lalu.
Oka selalu menyebutku dengan sebutan "MISS TOO LATE TO REALIZE THE UNIVERSE"
Kenapa?
Karena setiap apa yang kulakukan, aku hanya bisa cuek dengan segalanya, tapi saat mulai kehilangan kesempatan dan aku mulai menyadarinya, aku mulai menyesal kepada sifat cuek itu.
Aku ingin merubah siklus ini
Aku ingin berubah!
Be a better Septi Dwi Atikah!
I am trying kok, aku yakin suatu saat salah satu doa-doaku akan terkabul.
Aku benci sikap cuek ini, sikap yang tidak peduli ini.
Ntah sejak kapan sikap cuek ini menjadi bagian dalam hidupku. Cuek dalam hal apapun.
Semenjak SMA aku sudah mulai cuek dengan segala perkataan orang dan aku membiasakannya sampai sekarang.
Aku tak pernah mendengarkan cemohan orang tentangku. Aku ya aku. Begitu pikirku. Dan karena hal itu rasa cuek ini makin berkembang, lama kelamaan sikap ini menguasai diriku.
Aku takut, ku mohon aku tak ingin penyesalan lagi. Bangunkan aku, ajari aku membentuk diriku yang baru
I am trying. Really.
Just accept me, terima aku selagi aku berusaha berubah.
Aku tak ingin sebutan itu terus menghantui pikiranku.
I hate texting, i hate social media.
Why?
Banyak salah paham akan segala hal. Aku lebih menikmati apa-apa yang ada didepanku, apa yang kuanggap penting, apa yang ku anggap menarik perhatianku.
when i am with you and i ignore my phone it's mean you are really special in my live.
But when you are not with me, i hope you will miss every moment we spent together without anydoubt to me.
Dan semua telah berlalu, hanya tinggal kenangan. Tiap ku kenang, terasa amat sangat kusesali, kenapa kenapa kenapa hal itu pernah terjadi?
Kenapa kenapa kenapa aku tak bisa menyikapinya dengan menghilangkan sikap cuekku dimasa lalu?
Kenapa kenapa kenapa aku menyesalinya sekarang?
Aku memanglah MISS TOO LATE TO REALIZE THE UNIVERSE.
Daily Life
kumpulan ketikan tangan yang sering ga jelas
Sabtu, 05 November 2016
Rabu, 02 November 2016
Langkah awal perjuangan
Hallo apa kabar kepada dirimu?
Masih semangat mengejar impianmu?
Apa kabar mimpi-mimpimu?
Sudahkah kau bangun untuk menjadikannya nyata?
You know well who is that.
Masih semangat mengejar impianmu?
Apa kabar mimpi-mimpimu?
Sudahkah kau bangun untuk menjadikannya nyata?
Ini adalah langkah awal, saling melepaskan.
Berat iya sih, tapi inilah langkah awal perjuangan itu.
Aku selalu punya cara untuk selalu terhubung denganmu.
Selasa, 01 November 2016
1 November 2016 tak pernah terjadi
Ah tidak.. Bukan.. Harusnya 26 juli 2016 tidak pernah terjadi. ah tidak, terlalu cepat. Mungkin 31 juli 2016 tidak pernah terjadi.
Selama ini, ini semua hanyalah mimpi. Iya hanya mimpi. Dia tidaklah nyata. Orang yang membuatmu percaya apa itu menyayangi telah pergi. Seandainya waktu itu tawaran untuk pergi ke lapangan (Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung) tak pernah kuiyakan.
Menggigil, panas dingin tubuh ini.
Apa benar ini semua hanya mimpi?
Apa benar aku harus meninggalkan mimpi indah nan pahit ini?
Besok 2 november 2016 kuharap aku terbangun dari mimpi ini dan kembali berjuang mengejar impianku.
Menunggu?
Apa yang ditunggu akan sabar?
Apa selama ini rasa itu hanyalah gombalan remaja yang tiada artinya?
Apa diri ini yang terlalu terbawa dengan perasaan?
Kecewa, iya. Sedih apa lagi.
Jika kejadian itu terulang lagi.. Hanya satu kata..
TRAUMA
dibulan yang sama dengan tahun lalu, 2015.
Kejadian ini terulang.
Aku benci november.
Aku benci terbangun dari mimpi di november.
Bisa dibilang semenjak aku bimbel di Jakarta tahun lalu, aku tidak terlalu memikirkan cinta hingga sekarang.
Ah.. Tunggu..
Cinta?
Apa itu cinta?
Apa aku baru saja menyebutkan cinta?
Mungkin iya selama ini hanya mimpi. Semua mimpi. Cepatlah terbangun. Cepat. Kereta waktumu tak akan menunggumu lagi.
Beri aku kesempatan, tak bisakah kita mengubah masa lalu?
Masa lalu tidak akan pernah diubah, dia hanya bisa dijadikan sebagai pelajaran agar lebih baik dimasa sekarang demi masa depan.
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
31 Juli 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
5 agustus 2016
Aku tak dapat kembali kehari itu.
18 agustus 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
20 agustus 2016
Aku tak dapat kembali kehari itu.
23 agustus 2016
Aku tak dapat kembali kehari itu.
25 agustus 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
29 agustus 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
20 september 2016
Aku tak dapat kembali ke hati itu.
4 oktober 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
28 oktober 2016
Dan aku tak dapat kembali kehari ini
1 november 2016
Aku tak akan bisa kembali.
Andai hari itu tidak pernah terjadi.
Tapi jika memang sudah terjadi seperti sekarang, aku bisa apa?
Tapi sayang emang ga bisa dipaksakan jika salah satunya sudah ingin menyerah walau memang belum sepenuhnya menyerah.
Cukup cukup, tegarkan hatimu.
Beruntungnya aku masih punya sahabat yang selalu ada disaat kuterpuruk.
Separated by miles, reunited by destiny
Walau jauh kita bakal tetep ketemu disuatu saat nanti.
Selama ini, ini semua hanyalah mimpi. Iya hanya mimpi. Dia tidaklah nyata. Orang yang membuatmu percaya apa itu menyayangi telah pergi. Seandainya waktu itu tawaran untuk pergi ke lapangan (Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung) tak pernah kuiyakan.
Menggigil, panas dingin tubuh ini.
Apa benar ini semua hanya mimpi?
Apa benar aku harus meninggalkan mimpi indah nan pahit ini?
Besok 2 november 2016 kuharap aku terbangun dari mimpi ini dan kembali berjuang mengejar impianku.
Menunggu?
Apa yang ditunggu akan sabar?
Apa selama ini rasa itu hanyalah gombalan remaja yang tiada artinya?
Apa diri ini yang terlalu terbawa dengan perasaan?
Kecewa, iya. Sedih apa lagi.
Jika kejadian itu terulang lagi.. Hanya satu kata..
TRAUMA
dibulan yang sama dengan tahun lalu, 2015.
Kejadian ini terulang.
Aku benci november.
Aku benci terbangun dari mimpi di november.
Bisa dibilang semenjak aku bimbel di Jakarta tahun lalu, aku tidak terlalu memikirkan cinta hingga sekarang.
Ah.. Tunggu..
Cinta?
Apa itu cinta?
Apa aku baru saja menyebutkan cinta?
Mungkin iya selama ini hanya mimpi. Semua mimpi. Cepatlah terbangun. Cepat. Kereta waktumu tak akan menunggumu lagi.
Beri aku kesempatan, tak bisakah kita mengubah masa lalu?
Masa lalu tidak akan pernah diubah, dia hanya bisa dijadikan sebagai pelajaran agar lebih baik dimasa sekarang demi masa depan.
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
31 Juli 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
5 agustus 2016
Aku tak dapat kembali kehari itu.
18 agustus 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
20 agustus 2016
Aku tak dapat kembali kehari itu.
23 agustus 2016
Aku tak dapat kembali kehari itu.
25 agustus 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
29 agustus 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
20 september 2016
Aku tak dapat kembali ke hati itu.
4 oktober 2016
Aku tak dapat kembali ke hari itu.
28 oktober 2016
Dan aku tak dapat kembali kehari ini
1 november 2016
Aku tak akan bisa kembali.
Andai hari itu tidak pernah terjadi.
Tapi jika memang sudah terjadi seperti sekarang, aku bisa apa?
Tapi sayang emang ga bisa dipaksakan jika salah satunya sudah ingin menyerah walau memang belum sepenuhnya menyerah.
Cukup cukup, tegarkan hatimu.
Beruntungnya aku masih punya sahabat yang selalu ada disaat kuterpuruk.
Separated by miles, reunited by destiny
Walau jauh kita bakal tetep ketemu disuatu saat nanti.
Jumat, 28 Oktober 2016
Meet Up Purna Paskibraka Kota Pangkalpinang 2013
29 june 2016 on instagram
Tak banyak yang berubah dari mereka.
Hanya saja sifat utek-uteknya ga ilang-ilang dari 2013 sampe sekarang
Ada yang melanjutkan pendidikan di ranah militer maupun perkuliahan
Semoga tahun depan masih bisa reunian lagi yap!
Sukses untuk kita semua!!
Tak banyak yang berubah dari mereka.
Hanya saja sifat utek-uteknya ga ilang-ilang dari 2013 sampe sekarang
Ada yang melanjutkan pendidikan di ranah militer maupun perkuliahan
Semoga tahun depan masih bisa reunian lagi yap!
Sukses untuk kita semua!!
Asal usul nama Desa Baturusa, Merawang, Bangka.
29 februari on instagram
"The story of Baturusa"
"The story of Baturusa"
Baturusa adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Ada beberapa versi cerita tentang desaku ini dan kali ini aku ingin menceritakan cerita rakyat yang diceritakan kakekku (Atok Sulin Sudurman) tentang asal-usul Desa Baturusa.
Pada zaman dahulu disuatu desa di Pulau Bangka hiduplah keluarga dimana sang isteri sedang hamil dan mengidam hati rusa. Sang suami yang merupakan pemburu itupun langsung menuju kesebuah hutan yang memang disitu terdapat banyak rusa. Lalu, sang suami yang sudah bersiap di hutan itupun bingung, sudah hampir seharian di situ tapi tetap tidak menjumpai seekor rusa pun.
Disaat sore sang suami pun melihat adanya seekor rusa dan bersiap untuk membidiknya, diwaktu yang sama datanglah seorang pengembara yang memanggil-manggil sang suami. "Hei, apa yang sedang kau lakukan?" tanya sang pengembara. Sang suami tetap diam. Berulang-ulang ditanyakan pertanyaan yang sama oleh sang pengembara. Hingga akhirnya sang pengembara itupun marah. Dia pun mengutuk sang suami tersebut. "Jika kau tetap diam dan tak memperdulikan pertanyaanku maka kau tak lebih dari seekor rusa yang membatu!".
Saat itu sang isteri yang khawatir akan suaminya pergi kehutan dan melihat kejadian itu. Sang suami berubah menjadi patung rusa. Lalu sang pengembara itu berkata kepada sang isteri. "Itu adalah akibat dari tidak mendengarkan perkataan orang lain". Sang isteri pun menangis. Ternyata sang pengembara tersebut adalah Sang Pahit Lidah atau Serunting yang sedang mengembara dari Sumatera Selatan.
Maka itu adalah asal usul mengapa desa itu dinamai Desa Baturusa. Sampai saat ini diyakini bahwa patung rusa yang asli masih ada dibawah Jembatan Baturusa, konon kita bisa melihatnya dikala air laut surut. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa patung itu sudah tidak berada ditempatnya semula karena terseret ombak. Diyakini juga di patung itu terdapat terowongan rahasia yang menghubungkan Sungai Baturusa ke bekas Kediaman bapak Alm. Eko Maulana Ali selaku Gubernur Bangka Belitung yang merupakan tempat harta karun dan tempat persembunyian semasa penjajahan Belanda yang dijaga oleh buaya putih.
Swarka Mada on Instagram
Tidak pernah terpikir akan berkenalan dengan teman yang satu ini. Saat pertama bertemu itu saat seleksi anggota Paskibraka Provinsi Bangka Belitung di Hotel Aksi pada tahun 2013 lalu dia merupakan capas (calon paskibraka) asal Kabupaten Bangka Barat dan saya sendiri merupakan capas dari Kota Pangkalpinang mengusulkan diri sebagai Pak Lurah dan Buk Lurah yang mengodinir kegiatan para peserta seleksi lainnya. Lalu saat pelantikan sebalai Anggota Pasibraka Provinsi Bangka Belitung 2013 kami dikukuhkan di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Air Itam, orang tua kami pun bertemu, dan ternyata ayah ibunya dia dulu berteman dengan ayahku!
Wah sebuah kebetulan! Haha
Sukses kuliah e jok!
Hidup serungel!! Yeeaahhh!!! 😁😁
Rabu, 19 Oktober 2016
Rindu
Hembusan angin malam menusuk hingga ketulang
Kuteringat malam-malam yang kita lalui
bersama
Malam-malam yang tak selalu sama namun mempunyai arti yang sama
Kau dan aku?
Siapa?
Kau siapa?
Menatap langit malam bersama adalah kesukaanku
Dalam gelap nampak keindahan
Bintang-bintang itu bertaburan bagai saksi bisu kedekatan itu
Tapi aku masih belum mengerti satu hal
Kau siapa?
Dalam sunyi ku bertanya
Dalam bimbang ku menyapa
Memanggil namamu yang tak kunjung menampakkan sosokmu
Rindu
Ku rindu malam-malam yang kita lalui itu
Ku rindu suasana-suasana itu
Tapi dengan siapa?
Aku lupa
Hilang ingatanku tentangmu
Kau siapa?
Aku mencoba mengingatmu yang kudapat hanya kehampaan
Semakin lama ku mencoba mengingatmu, sosokmu pun kian memudar
Biarlah
Biar malam-malam itu menjadi bukti kedekatan itu
Biar rumput dan tanah yang kita lewati menjadi saksinya
Saksi bahwa kita pernah bersama menatap langit malam bertabur bintang
Tampakkan dirimu
Aku lupa kamu
Tapi satu yang pasti
Ku rindu.
Langganan:
Postingan (Atom)




